LONDON UNTUK SEMUA

London menawarkan begitu banyak keriaan bagi semua orang, berikut beberapa favorit saya dari musikal sampai Wimbledon yang mungkin tidak ada dalam itinerary banyak tur grup tapi mudah dilakukan sendiri! (Kenny Santana)

 

Musikal & Teater

Setiap ke London, saya selalu berburu musikal terbaru atau yang belum sempat  ditonton. Selain Broadway di New York, area West End di London memang gudangnya kalau ingin menonton musikal kelas atas. Terakhir kali kesana, saya menonton Gypsy dan Bend it Like Beckham dua musikal yang sangat berbeda tapi sama-sama menghibur ditambah teater Elephant Man yang dibintangi Bradley Cooper.

Memang begitu banyak teater atau musikal yang bisa ditonton disini, dari yang sesuai untuk seluruh keluarga seperti Wicked, Lion King, dan Matilda Yang klasik seperti Les Miserables, Phantom of the Opera sampai Chicago. Atau yang baru premiere macam Sunset Boulevard, Hand to God dan Funny Girl plus banyak drama teater lainnya. Karena begitu beragam pilihan, penonton tinggal memilih genre musikal yang kira-kira paling cocok untuknya.

Bagi yang belum pernah menonton musikal, gabungan antara tari, akting, nyanyi, sampai tata panggung, busana dan dekor bisa jadi salah satu waktu paling mengesankan dalam hidup Anda. Perbedaan melihat film musikal dan pertunjukan sesungguhnya di atas pentas adalah pada kejutan-kejutan yang ditampilkan. Bayangkan hujan di panggung, atau koreografi balet yang cantik, atau lantai pertunjukan yang tiba-tiba berubah 180 derajat di depan mata. Ah luar biasa!

Tiket untuk pertunjukan tersebut dapat dibeli online jauh sebelum hari H untuk seat terbaik dengan beragam potongan harga. Atau setibanya nanti, di sekitar Leicester Square banyak booth penjual tiket diskonan, tapi yang resmi adalah TKTS di tengah taman. Di booth ini dari pagi para penggemar musikal sudah antri, karena show yang sudah agak lama dibandrol hingga 50% lebih.

Jika Anda memang berniat menonton pertunjukan musikal atau teater, perhatikan restoran-restoran seputaran West End yang menjual paket pre-theatre atau post-theatre dinner, yang lebih ekonomis dan bisa dinikmati sebelum atau sesudah pertunjukan itu sendiri. Makan malam dilanjutkan dengan musikal atau sebaliknya adalah tipikal malam London yang harus dilakukan.

 

Wimbledon

London juga selalu menjadi tujuan pecinta olahraga. Selain musim sepak bola, salah satu agenda acara paling ditunggu di London adalah Wimbledon setiap musim panas.

Penggemar tenis harus mengetahui bahwa untuk mendapatkan tiket Wimbledon agak cukup rumit. Pendaftaran sudah dimulai setahun sebelum turnamen, dan akan melalui proses lotere apakah pendaftar berhak membeli tiket yang disediakan.

Beberapa tahun lalu saya beruntung dapat membeli hibahan tiket last-minute Wimbledon yang dijual lewat www.ticketmaster.co.uk 1 hari sebelum pertandingan. Memang terdapat jatah tiket Centre Court dan Court No.3 yang tidak habis untuk dijual kembali kepada yang membutuhkan. Triknya, beli tepat pada menit tiket dijual dengan koneksi Internet yang cepat dan informasi kartu kredit. Alasannya, tiket baru akan diberi di pintu masuk Wimbledon dengan menggesek kartu kredit yang digunakan. Tanpa kartu kredit, jangan berharap tiket dapat diperoleh.

Saya membeli dua buah tiket bersama seorang teman dan beruntung mendapatkan pertunjukan di Centre Court yang merupakan lapangan utama Wimbledon. Tiket sekitar 100 pounds (sekitar Rp.2 juta) per orang berlaku untuk pertandingan sehari penuh di Center Court, jadi siap-siap kosongkan jadwal seharian!

Jika Anda pencinta tenis, menonton turnamen Wimbledon secara langsung memang menjadi tujuan utama karena prestisnya. Penggemar tenis dari seluruh dunia berkumpul, berteriak, bertepuk tangan di tiap detik-detik menegangkan dari turnamen tenis nomor satu di dunia ini. Pengalaman yang tidak ada duanya.

Jangan lupa untuk tengok kanan kiri, begitu banyak orang terkenal yang sering menonton Wimbledon. Pada saat kami disana, yang ikut nonton adalah Pangeran William dan istrinya Kate Middleton. Ya, kami sangat beruntung bisa melihat mereka secara langsung. Nama-nama seperti Anne Hathaway, Kirsten Dunst, Robert Redford, juga dikabarkan menghiasi bangku penonton selama turnamen.

Beberapa hal lain yang patut diingat selagi ada di lokasi adalah wajib mencoba cemilan strawberries & cream, tradisi khas Wimbledon sejak turnamen pertama tahun 1877. Segar di hari panas! Ingin membawa oleh-oleh penuh kenangan? Tersedia toko khusus yang menjual merchandise payung, t-shirt, mug, sampai handuk seperti yang digunakan pemain. Tenis di kota asal lebih bergaya dengan apparel asli Wimbledon. Tip: Kalau Anda datang bukan lagi musim turnamen Wimbledon, tetap bisa mengunjungi museumnya yang buka sepanjang tahun.

 

Untuk Yang Lain

Masih banyak yang ditawarkan London selain musikal dan olahraga. Pecinta seni wajib mengunjungi beberapa museum-nya yang terkenal seperti Tate Britain, Tate Modern, National Gallery dan National Portrait Gallery. Tapi yang sering dilupakan orang adalah Victoria & Albert Museum yang padahal merupakan museum terbesar di dunia untuk seni dan desain dekoratif. Kami sempat mengunjungi pameran temporer Yohji Yamamoto di sana dan terkaget-kaget karena ternyata museum ini menyimpan total 4,5 juta koleksi berusia sampai 5000 tahun di total luas area museum 51.000 m2.

What summer looks like at the 'backyard' of V&A museum. #London

A photo posted by KartuPos (@kartuposinsta) on Jul 10, 2015 at 5:53am PDT

Sebagian besar wisatawan berpikiran belanja di London terlalu mahal, tapi pada kenyataannya bejibun penawaran yang value for money. Kunjungi department store besar seperti Harrods atau Harvey Nichols selagi musim sale, dan harga-harga yang Anda dapatkan seringkali secara mengejutkan lebih murah daripada belanja di negara-negara Asia. Pecinta kopi? Mesin Nespresso di London salah satu yang termurah di dunia, apalagi kalau ada potongan harga tambahan. Manfaatkan juga fasilitas refund di airport karena pajak untuk barang belanjaan di sini cukup besar yakni 20%.

Ingin mengakhiri trip London dengan kegiatan rileks? Kami memiliki dua usulan untuk Anda. Hyde Park adalah taman terbesar di London yang patut disanggahi berjalan kaki di pagi hari karena rindang dan menyejukkan dipenuhi pohon-pohon, bahkan Anda bisa menemui tupai-tupai bermain dibalik kursi taman. Singgahi Upside Down Tree di dalam taman, pohon besar yang daun-daunnya menjuntai seperti membentuk sangkar dan dapat dimasuki pengunjung! Danau buatan yang terkenal dengan nama The Serpentine juga merupakan sudut favorit kami bersantai.

Tujuan populer wisatawan, tapi memang harus untuk dicoba adalah kincir raksasa London Eye. Alasannya sederhana, dengan sekali putaran selama 30 menit, Anda bisa melihat sederetan kecantikan kota London dari ketinggian 135 meter. Dari Houses of Parliament, Big Ben, St Paul’s Cathedral, Tower of London dan tentunya sungai Thames semua tampak jelas dari atas sana. Satu saran, bookinglah London Eye persis pas waktu sunset. Tidak ada yang bisa mengalahi kecantikan kota London saat matahari mulai terbenam dan lampu-lampu kota mulai menyala. Sempurnalah perjalanan di London.  

 

Akomodasi Pilihan

Kalau harus memilih satu hotel di London yang begitu pusat letaknya, luar biasa pelayanannya dan istimewa amenitiesnya, saya akan menentukan One Aldwych sebagai tempat persinggahan saya selama di ibukota Inggris ini.

Letaknya persis di tengah West End di belakang Covent Garden, menjadikannya basis terbaik untuk perjalanan di London. Konsepnya yang merupakan hotel butik menjadikan pengalaman di One Aldwych menjadi lebih personal sejak pintu masuk, proses check-in yang efisien, sampai ke kamar pribadi.

Kami makin terkesan sejak melangkah ke ruang tidur, susunan majalah di meja yang menyelipkan Time Out London sudah merupakan pertanda awal baik buat saya. Reading light personal di sisi ranjang adalah nilai plus lain. Slippernya adalah yang paling tebal dan empuk yang pernah saya rasakan dari hotel-hotel seluruh dunia. TV layar datarnya menggunakan teknologi Bang & Olufsen, belum lagi ditambah mini TV di kamar mandi. Bath amenitiesnya menggunakan PlanTation yang tidak menggunakan bahan kimia yang membahayakan kulit. Hal-hal kecil memang menjadi perhatian di One Aldwych.

Salah satu highlight dari hotel ini adalah kolam renang dan spa-nya. Kolam renang indoor-nya memiliki musik bawah air yang bisa didengar saat kita berenang dan spa-nya memiliki paket 30 menit yang tepat bagi yang sibuk bisnis atau melancong di London. Pilihan express spa yang kami rekomendasikan adalah Tired Legs, treatment pijat di kaki dengan botanical gel dan akan membuat kaki lincah kembali untuk berkeliling London. Tersedia juga beberapa pilihan facial sampai Huff The Puff khusus untuk mengurangi lingkar hitam dan mata yang sembab. Sekarang Andapun siap berkeliling London lagi!

 

Berangkat ke Inggris?

Garuda Indonesia sekarang terbang dari Jakarta ke bandara Heathrow, London dengan transit sekali di Singapura, dan pulang tanpa transit ke Jakarta. Dapatkan harga promo dan penawaran khusus lainnya di www.garuda-indonesia.com

Ingin memilih musikal sebelum tiba? www.officiallondontheatre.co.uk dan www.tkts.co.uk adalah situs yang harus dibuka untuk panduan.

Informasi lebih lanjut mengenai turnamen Wimbledon dan cara mendapatkan tiketnya, buka www.wimbledon.com

 Booking kamar di One Aldwych lebih awal, dan dapatkan penawaran terbaik di www.onealdwych.com/offers

 

 

 

 

TOPICS:

Comments (0)

Hanna 1 week ago

Dengan biaya 20jtan sudah ckp tidak ya?

Reply

Send Your Comment

required

required (not published)

optional