DESTINASI EKSOTIS FAST & FURIOUS 8 SEBAGAI INSPIRASI PERJALANAN

Film-film selalu menjadi inspirasi destinasi eksotis untuk disambangi para traveler yang bermimpi mengunjungi lokasi tersebut secara langsung. Seri The Fast & Furious yang sudah mencapai film kedelapan adalah salah satu hiburan layar lebar yang selalu menawarkan lokasi berbeda di tiap filmnya yang menggugah penontonnya. Dari jalan-jalan di Los Angeles, kehidupan malam di Tokyo, favelas di Brazil, sampai padang pasir dan pencakar langit di Abu Dhabi adalah beberapa destinasi Fast & Furious yang ikonik. 

Di Fast & Furious 8 yang baru akan rilis, lokasi syuting mengambil tempat di Kuba, Eslandia, Berlin, sampai ibu kota dunia New York City. Syuting di New York memang sudah menjadi “takdir” Fast & Furious 8 ini sejak awal mula. Kalau ditelusuri ternyata seri Fast & Furious ini bermula dari artikel di majalah Vibe pada tahun 1998 yang memuat pembalap jalanan di New York sampai akhirnya cerita ini dibeli oleh produser Neil H Moritz dan dipindahkan settingnya ke Los Angeles. Vin Diesel yang sendirinya merupakan warga New York berujar, “Membawa film ini ke New York City selalu menjadi impianku. New York akan menjadi kanvas keren untuk film ini, penonton akan terperangah melihat adegan-adegan aksi di kota ini.”

Eslandia, destinasi yang semakin populer di kalangan traveler juga mendapat porsi penting di film ini. Syuting selama empat minggu di Reykjavik dan area-area terpencil di Eslandia dijalani demi mengambil setting danau-danau bekunya sebagai setting adegan pertempuran klimaks di film ini. Dengan jarak yang relatif dekat dari Amerika dan pemandangan yang luar biasa beragam, Eslandia memang menjadi favorit pembuat film, terbukti dari banyaknya film atau serial yang mengambil lokasi di sini. Fast & Furious 8 berusaha memperlihatkan Eslandia yang berbeda seperti Akranes, sebelah utara Reykjavik, sampai danau Myvatn sisi utara Eslandia. 

Sutradara F Gary Gray sudah memiliki visi mengenai lokasi-lokasi yang berbeda lanskapnya  ini sebagai bagian dari filmnya. Havana, lokasi primadona film ini menjadi favorit dari art director Bill Bzreski. Dari awal mereka setuju kalau Kuba yang ingin ditampilkan ke penonton adalah Kuba yang mereka lihat sebagai tamu saat mencari lokasi dengan latar belakang kota kolonial yang indah serta penuh keramahan para warganya. Gray menjelaskan, “Kami ingin menunjukkan Kuba sebagai negara luar biasa dengan penduduk yang fenomenal. Ada hal-hal di Havana yang tidak bisa didapatkan di tempat lain di seluruh dunia. Tempat ini begitu kaya dengan budaya dan sejarah dan kami ingin menunjukkan pada penonton di dunia untuk mengalami Kuba seperti yang kami alami.”

Mau melihat New York City, Eslandia dan Kuba dari dekat? Fast & Furious 8 tayang mulai April ini dan akan membawamu ke lokasi-lokasi indah ini di layar lebar.

Tips bagi traveler sekaligus pecinta film yang ingin menjelajah New York, Eslandia dan Kuba dan mengunjungi lokasi-lokasi pembuatan film:

- New York adalah kota bagi pecinta film, begitu banyak tur yang tersedia dari yang mengunjungi beberapa lokasi sekaligus maupun yang spesifik ke satu film atau serial. Cek juga sebelum terbang ke New York apakah ada pop up event khusus menampilkan setting film tertentu seperti yang pernah dilakukan adalah kafe Central Perk yang dibuat persis seperti aslinya.

- Tur film/serial paling populer di Eslandia adalah Game of Thrones dengan beragam agen tur lokal yang menawarkannya. Badan wisata Eslandia juga mengeluarkan situs dan peta interaktif khusus bagi mereka yang mau menapak tilas lokasi-lokasi film yang pernah syuting di negeri ini dari Noah sampai Walter Mitty dan mungkin setelah ini, Fast & Furious 8.

- Belum ada tur yang khusus menawarkan tur lokasi film di Kuba, namun begitu Fast & Furious 8 mungkin akan segera mengubah hal itu. Untuk menuju Kuba, WNI bisa melalui Eropa ataupun Amerika Serikat. Visa mudah diperoleh hanya dalam beberapa hari kerja dengan syarat sederhana. Tur kota ke kota juga bisa dibook langsung via email atau situs masing-masing, salah satunya dengan Cuban Connection.

TOPICS:

Comments (0)

There are currently no comments

Send Your Comment

required

required (not published)

optional