REKOMENDASI TUR DALAM KOTA MELBOURNE

Ingin menikmati kota Melbourne tanpa terikat jadwal tur yang ketat tapi masih penasaran mau tahu tempat-tempat rekomendasi lokal? Berikut 3 rekomendasi tur singkat dalam kota bersama pemandu lokal berpengalaman yang dialami KartuPos sendiri. (Kenny Santana)

Hidden Secrets Tours

Pertama kali saya ke Melbourne beberapa tahun lalu, Hidden Secrets Tours adalah yang pertama saya ikuti. Waktu itu, Fiona pemilik tur sekaligus pemandu mengajak saya dan peserta lain untuk menelusuri lorong-lorong kota Melbourne yang memiliki pesonanya sendiri. Tidak ada tur yang persis sama, biasanya Fiona akan bertanya apa yang peserta inginkan dari tur yang diberikannya, dan nanti dia akan menyesuaikan lokasi yang ditunjukannya berdasarkan interest pesertanya. Kalau tur pertama kali Fiona membawa ke butik-butik lokal kecil dibalik gang dan lorong, kali ini turnya lebih bervariasi, kami ditunjukkan kafe terkecil di kota Melbourne yang hanya dapat memuat 5 tamu saja, bar tersembunyi yang tidak banyak pengunjung yang tahu, sampai tempat minum teh dengan dessert yang luar biasa enak. Selama perjalanan Fiona akan bercerita kisah tempat-tempat ini apa yang membuat tempat tersebut lebih mengesankan dari yang lain. Salah satu bagian paling menarik adalah kisah Fiona mengenai asal mula mural-mural di kota Melbourne yang menjadi identitas kota ini. Dari pengalamannya menjelajahi kota Melbourne tiap hari, dia bisa tahu umur dan cerita dibalik hampir tiap mural yang kami lewati. Mengagumkan!

Coffee Tours Melbourne

Buat pecinta kopi atau yang penasaran dengan kopi, saya sangat menyarankan untuk mengambil tur ini saat mengunjungi kota Melbourne. Disaat kami berkenalan dengan Maria Paoli, sangat terasa antusiasmenya yang besar tentang dunia ini. Pengalamannya selama 15 tahun di dunia kopi, dari menjadi juri kompetisi barista sampai mentraining para barista sampai membuat kompetisi internasional barista membuat tur yang diadakannya begitu engaging. Awalnya saya agak skeptis kalau pesertanya awam tentang kopi, tur ini menjadi membosankan, tapi yang terjadi sebaliknya, Maria menjelaskan dengan bersemangat mengenai jenis-jenis kopi, pertumbuhan kafe di Melbourne, apa yang dicari pengunjung, kafe mana yang direkomendasikannya, dan banyak lainnya. Semua cerita ini dijelaskan sambil kami pindah dari satu kafe ke kafe lain dari Brunetti yang menyajikan kopi asli Italia dengan penganan yang mengunggah selera, Patricia kafe tanpa tempat duduk favorit banyak orang termasuk Maria sendiri, sampai Little Mule sebuah toko sepeda yang juga berfungsi sebagai kafe trendi.

Localing

Dari namanya saja sudah bisa ditebak kalau tur ini menggunakan warga lokal yang sudah mengenal kota Melbourne seperti tapak tangannya sendiri. Localing ini hanya menerima tur privat, sehingga lebih direkomendasikan bagi yang bepergian minimal 4 orang. Tentunya kalau sendiri juga diijinkan tapi siap-siap membayar harga yang lebih mahal. Saat trip kemarin kami diajak Daniel salah satu founder Localing dan juga merangkap sebagai pemandu untuk berjalan-jalan di area Fitzroy yang dianggap sedang naik daun di Melbourne. Seperti Fiona, Daniel juga bertanya latar belakang kami dan apa yang kami inginkan dari tur yang diberikannya. Setelah itu, Daniel mulai mengajak kami ke toko-toko favoritnya, dari toko sepeda merangkap pernak-pernik, toko wallpaper yang penuh warna, toiletries khas Australia, Aesop dan berhenti di dua tempat yang mungkin akan terlewatkan kalau berjalan sendiri, Bad Frankie dan Grub Food Van. Di Bad Frankie, pengunjung dapat merasakan beragam alkohol buatan Australia dengan atmosfir yang rileks, dan di Grub Food Van, area makan semi terbuka penuh dengan meja, kursi dan karpet eclectic dengan mobil van persis di dekat pintu masuk menciptakan suasana piknik bagi yang berbagi makanan atau canda tawa di sini. Selain tur dalam kota, Localing juga menyediakan tur ke luar kota.

Garuda Indonesia adalah satu-satunya penerbangan non-stop dari Jakarta ke kota Melbourne dengan waktu tempuh kurang dari 6 jam. Untuk jadwal dan promo tiket cek www.garuda-indonesia.com

TOPICS:

Comments (0)

Fransisca Sugondo 1 year, 2 months ago

Kapan ya schd trip ke Melbourne.... We are interested. Preferably in Mei 2020. Thank you

Reply

Send Your Comment

required

required (not published)

optional