ITINERARY DUBAI BERDASARKAN KEGEMARAN

Saya beruntung sudah dua kali mengunjungi Dubai, dan dari dua kali kunjungan tersebut, saya jadi lebih mengenal tempat-tempat yang ada di kota penuh pencakar langit ini, dan karenanya bisa memberikan beberapa ide bagi yang ingin merencanakan itinerary harus ke mana di Dubai berdasarkan kegemarannya masing-masing. (Kenny Santana)

Buat Penggemar Belanja

Dubai adalah surganya belanja, alasannya selain bebas pajak, Dubai adalah kota kedua dengan jumlah international brand paling banyak di dunia setelah London! Ada dua mall utama di kota ini, Mall of the Emirates dan Dubai Mall. Kalau Dubai Mall adalah mall kedua terbesar di dunia dalam urusan luas, Mall of the Emirates juga digemari penduduk lokal maupun pelancong karena pilihan-pilihan brand dan fasilitasnya. Sesuaikan itinerary satu hari untuk mengeksplorasi kedua mall ini sekaligus. Bagi pecinta sepatu, Level Shoe district di Dubai Mall yang menjual beragam alas kaki baik sneakers terbaru maupun buatan desainer bisa jadi pilihan sedangkan Fashion district di Mall of the Emirates menawarkan 30 lebih merek modern. Jangan lupakan juga kunjungan ke pasar spice dan gold souq tempat beragam cinderamata, kurma dan emas dijajakan dengan setting tradisional. 

Liburan Keluarga

Mungkin banyak yang belum familiar kalau Dubai itu adalah tujuan liburan keluarga yang sempurna. Mau ski? Mall of the Emirates punya Ski Dubai di mana seluruh keluarga bisa bertemu penguin dan bermain salju sepanjang tahun di dalam ruangan. Di Atlantis Aquaventure Water Park, satu hari saja rasanya tidak cukup untuk menjelajah beragam perosotan dan wahana berenang yang ada di kompleks seluas 17 hektar ini. Pantai-pantai buatan, Dubai Aquarium dan fasilitas resor mewah juga membuat anak-anak tidak cepat bosan dan selalu punya kesibukan di kota ini. Nantikan juga di 2020 nanti World Expo akan kembali di Dubai yang pasti memikat anak-anak, orang dewasa, maupun pecinta arsitektur.

Penggemar Arsitektur

Bicara soal arsitektur, Dubai adalah rajanya. Gedung-gedung pencakar langit yang dibangun hanya dalam waktu 25 tahun terakhir dibuat begitu megahnya sehingga kota ini menjadi buah bibir. Bangunan pertama yang membuat mata mengarah ke Dubai adalah Burj Al Arab yang dibangun pada tahun 1997, bentuknya yang menyerupai layar kapal dengan lokasi di pulau buatan dekat dengan pantai Jumeirah menjadikannya landmark kota Dubai yang begitu khas sampai hari ini. Selain Burj Al Arab, salah satu bangunan paling penting di Dubai adalah Burj Khalifa, bangunan tertinggi di dunia yang sempat jadi bintang di film 'Mission Impossible: Ghost Protocol' beberapa tahun yang lalu. Bukan hanya bisa mengagumi dari bawah, turis juga bisa merasakan pemandangan dari ketinggian Burj Khalifa dengan mengunjungi At the Top Observation Deck yang berada di lantai 124 atau ke yang lebih ekslusif, At the Top Sky di lantai 148 pada ketinggian 555 meter di atas permukaan laut.

Pengalaman khas Arab

Dubai memiliki segudang pengalaman khas dunia Arab. Yang paling esensial adalah mengikuti safari padang pasir dari Platinum Heritage. Kami dibawa mengarungi padang pasir dengan Mercedes G Wagon, melihat gesitnya burung Falcon, mengendarai unta, menikmati shisha, dan makan malam dengan hiburan tarian perut khas Arab dari petang hari hingga malam bertabur bintang tiba, pada akhirnya menciptakan petualangan bak dunia dongeng 1001 malam.

Pengalaman lainnya yang sebenarnya sederhana tapi begitu berkesan adalah kunjungan makan siang di SMCCU, Sheikh Mohammed bin Rashid Centre for Cultural Understanding. Setelah melintasi Dubai Creek dan tiba di kota tua Bur Dubai, kami disambut oleh Dahlia, host pada hari itu. Selama menikmati makan siang dengan menu khas Arab, para turis diijinkan bertanya apa saja soal budaya Arab, Dubai dan Muslim lalu kemudian Dahlia akan menjelaskan berdasarkan pengalamannya sendiri. Yang luar biasa, dia bisa menjelaskan dan menjawab banyak hal yang kontroversi dari masalah pernikahan yang diatur sampai ke poligami, dari sudut pandangnya sebagai seorang Emirati yang berlatar belakang ajaran Islam. Tiap penjelasannya bisa membuat para pengunjung (yang banyak dari non-Muslim juga) yang tadinya tidak mengerti masalah-masalah tersebut dari sudut pandang agama dan budaya lain jadi paling tidak memahami. Saya salah satunya.


TOPICS:

Comments (0)

Kardina Annur 4 years, 9 months ago

hiii mas kenny! seneng deh liat blognya hihi :)
mau nambahin aku ke dubai 2x (on the same week) gould souk banyak scammer jadi harus hati2 apalagi kalau terlihat bingung,langsung deh digeret dan tarik2an dengan para pedagang. mereka bahkan bilang bisa bhs indo & muji2 indo. abis itu disuru beli dan katanya harga termurah hahah kena scam sekali. yang kedua kesana ama guide jadi harus nawar dengan harga sadisss ala tanah abang.

Dubai mall sebetulnya menyenangkan tapi ga menyarankan untuk melihat aquarium terbesar itu, jauh lebih bagus seaworld & a waste of money. dan sebaiknya pakai sepatu roda kesana hahahaha

however, Burj Khalifa is one fell of an experience! walaupun liftnya ridicoulously lebay hahaha I love dubai creek & arabian/lebanese food. kalau di Jakarta yang rasanya mendekati sepertinya hanya eastern promise deh :P

www.helloilmare.blogspot.co.id


Reply

Kardina Annur 4 years, 9 months ago

maaf ya banyak typo

Reply

Ade Himsari 4 years, 4 months ago

Kira2, berapa ya budget yg diperlukan (including air ticket) liburan ke Dubai untuk pengalaman khas Arabnya? (safari padang pasir, sand boarding, dll)

Reply

Send Your Comment

required

required (not published)

optional